Literasi Asesmen Pendidik
Platform instrumen terintegrasi untuk pemetaan profil kecakapan literasi asesmen pendidik serta telaah bukti validitas isi berbasis standar kepakaran.
Pilih Portal Akses
Silakan pilih portal akses yang sesuai dengan peran Anda:
Survei Literasi Asesmen
Terbuka bagi Guru (SD, SMP/MTS, SMA/MA/SMK), & Calon Guru (mahasiswa S1 kependidikan & PPG). Isi 36 butir reflektif dan peroleh ringkasan radar profil kecakapan mandiri secara instan.
- 36 butir situasi pembelajaran dan sikap etis
- Grafik radar profil diagnostik pribadi langsung
- Fitur simpan draf pengisian otomatis
Validasi Pakar (Expert Judgment)
Portal telaah keselarasan butir terhadap definisi operasional dan spesifikasi konstruk ECD untuk formula Aiken's V skala 1–4. Dilengkapi kajian teori dan kisi-kisi instrumen.
- Kajian teori & blueprint instrumen lengkap
- Penilaian 4 poin relevansi + catatan per butir
- Akses terproteksi PIN validator
Dashboard Admin & Analisis
Pusat monitoring sebaran data respon kuesioner, kalkulasi otomatis koefisien Aiken's V seluruh butir, ringkasan capaian, dan ekspor basis data lengkap ke format CSV.
- Kalkulator Aiken's V otomatis dinamis
- Visualisasi sebaran skor & tabulasi respon
- Ekspor data CSV & proteksi PIN admin
Responden Skor Tertinggi (Top Scorers)
⭐ Hall of FameApresiasi bagi pendidik dengan pencapaian literasi asesmen terbaik dari berbagai instansi
3 Dimensi Literasi Asesmen Pendidik
Mengadopsi sintesis paradigma Pastore & Andrade (2019) yang memadukan pengetahuan, keterampilan, dan disposisi etis penilai:
Konseptual (Kognitif)
Mengukur pengetahuan substantif pendidik mengenai tujuan asesmen (of/for/as learning), validitas konstruk, reliabilitas penyekoran, keselarasan sasaran & metode, serta keterwakilan sampel isi kurikulum.
Praksiologis (Tindakan)
Mengukur keterampilan prosedural pendidik dalam merancang instrumen kontekstual, menyusun rubrik analitik, menganalisis data pola kesalahan siswa, merancang pembelajaran remedi, dan umpan balik formatif.
Sosio-Emosional (Afektif & Etis)
Mengukur disposisi profesional pendidik terkait keyakinan peran asesmen, keadilan dan transparansi penilaian, pencegahan bias personal (halo effect), kerahasiaan data, serta keterbukaan berbagi kewenangan.
3 Langkah Praktis Pengisian Survei
Proses pengisian dirancang cepat, mudah, dan langsung menghasilkan umpan balik mandiri.
Lengkapi Data Identitas
Pilih kategori pendidik (mahasiswa kependidikan, peserta PPG, atau guru) dan lengkapi data profil singkat Anda.
Tanggapi 36 Butir
Pilih respon terbaik pada kasus skenario pembelajaran dan nyatakan persetujuan pada butir sikap profesional. Draf tersimpan otomatis.
Unduh Radar Profil Anda
Setelah mengirimkan respon, dapatkan analisis visual langsung diagram radar 3 dimensi kecakapan literasi asesmen Anda.
Tim Pengembang: Dr. Hasan Djidu, M.Pd. • Dr. Nasruddin, M.Sc. • Dr. Andri Estining Sejati, M.Pd. • Dr. Andi Mariani Ramlan, M.Pd.
Universitas Sembilanbelas November Kolaka
Pengantar & Petunjuk Pengisian Kuesioner
Kuesioner ini dirancang untuk memetakan Profil Literasi Asesmen Pendidik yang mencakup 3 dimensi kecakapan (total 36 butir):
- Mohon melengkapi data identitas responden sebelum melanjutkan.
- Seluruh butir pada setiap bagian wajib dijawab. Sistem tidak memperkenankan melanjutkan ke bagian berikutnya apabila terdapat butir yang terlewat.
- Setelah menyelesaikan seluruh butir, Anda dapat melihat Ringkasan Profil Diagnostik (Radar Chart) capaian literasi asesmen Anda.
Data Latar Belakang Responden
Informasi identitas diperlukan untuk pengelompokan analisis kelompok (tanpa memengaruhi nilai apa pun).
Portal Validasi Pakar
Masukkan PIN validator untuk membuka lembar telaah
Portal Validasi Pakar (Expert Judgment)
Lembar telaah bukti validitas isi butir instrumen literasi asesmen
Landasan Konstruk Literasi Asesmen Pendidik
Spesifikasi Pengertian, Definisi Konseptual, Definisi Operasional, dan Model Pengukuran (Evidence-Centered Design & Pastore & Andrade, 2019)
Yth. Bapak/Ibu Pakar Validator, sebelum mencermati dan memberikan penilaian relevansi butir instrumen, berikut kami sajikan landasan teoritis, pengertian, definisi konseptual, dan definisi operasional yang melandasi perancangan ke-36 butir instrumen ini. Silakan klik tab di bawah untuk membaca rinciannya:
Pengertian Literasi Asesmen Pendidik
Literasi asesmen pendidik adalah kesiapan profesional pendidik untuk memahami, merancang, melaksanakan, menginterpretasi, dan menyikapi praktik asesmen pembelajaran secara bertanggung jawab, berkeadilan, dan berkelanjutan. Konstruk ini memadukan pengetahuan substantif asesmen (apa yang diketahui), keterampilan tindakan kelas (apa yang dilakukan), dan disposisi afektif etis (bagaimana pendidik memosisikan diri sebagai penilai) (Pastore & Andrade, 2019).Pengukuran literasi asesmen selama ini cenderung terpaku pada standar teknis pengujian sumatif tradisional (seperti standar AFT/NCME/NEA 1990) yang dinilai terlalu sempit dan mekanistis. Sintesis terkini (2014–2026) menegaskan bahwa asesmen telah bergeser menjadi praktik sosial-profesional yang melibatkan identitas pendidik, agensi penilai, keselarasan pedagogis, dan literasi data reflektif (Xu & Brown, 2016; Pastore & Andrade, 2019).
Seluruh skenario dirumuskan dari sudut pandang pendidik yang memegang otoritas kelas secara mandiri ("Anda mengadakan ulangan...", "Di kelas Anda..."). Pendidik dihadapkan pada dilema kelas nyata yang menuntut pertimbangan profesional: menyeimbangkan fungsi formatif dan sumatif, menjaga keadilan di tengah keterbatasan fasilitas/waktu, serta menghadapi tekanan akuntabilitas dari pimpinan, rekan sejawat, maupun orang tua.
Konstruk literasi asesmen dimodelkan ke dalam tiga dimensi utama menurut Pastore & Andrade (2019), yang dijabarkan ke dalam 12 faset kompetensi terukur:
Definisi: Pengetahuan pendidik mengenai tujuan, fungsi, prinsip mutu (validitas, reliabilitas, keadilan), ragam metode, serta kaidah penyekoran dan penafsiran skor asesmen pembelajaran.
Definisi: Keterampilan nyata pendidik dalam merancang tugas, mengadministrasikan asesmen, menganalisis hasil belajar, serta mengomunikasikan umpan balik dalam konteks kelas.
Definisi: Disposisi afektif, keyakinan peran, komitmen etis, dan penempatan diri pendidik sebagai penilai dalam relasinya dengan peserta didik dan institusi.
Blueprint & Matriks Pemetaan Instrumen Literasi Asesmen Pendidik
Instrumen ini memetakan 3 dimensi konstruk menjadi 12 faset kompetensi, yang diukur secara terimbang melalui 36 butir implementasi (3 butir per faset). Pemetaan ini menjamin keterwakilan isi (content representativeness) dan keselarasan konstruk (construct alignment).| Dimensi Konstruk | Bentuk Tagihan | Model Pengukuran | Jumlah Faset | Jumlah Butir | Kode Faset & Sebaran Butir |
|---|---|---|---|---|---|
| Konseptual (K) Pengetahuan asesmen |
Tes Situational Judgement (SJT) | Generalized Partial Credit Model (GPCM) | 4 Faset | 12 Butir | K1 (3 butir), K2 (3 butir), K3 (3 butir), K4 (3 butir) |
| Praksiologis (P) Keterampilan tindakan kelas |
Tes Situational Judgement (SJT) | Generalized Partial Credit Model (GPCM) | 4 Faset | 12 Butir | P1 (3 butir), P2 (3 butir), P3 (3 butir), P4 (3 butir) |
| Sosio-emosional (S) Disposisi, etika & keyakinan |
Nontes Skala Sikap 4 Tingkat | Graded Response Model (GRM) | 4 Faset | 12 Butir | S1 (3 butir), S2 (3 butir), S3 (3 butir), S4 (3 butir) (8 Butir Searah [+] & 4 Butir Terbalik [-]) |
| Total Keseluruhan: | 12 Faset | 36 Butir | 100% Memenuhi Spesifikasi Blueprint ECD | ||
Pemetaan Operasional 36 Butir Instrumen
| Kode | Dimensi | Faset | Target Ukur / Definisi Operasional Butir | Bentuk & Format |
|---|---|---|---|---|
| K1-01 | Konseptual | K1: Tujuan & Fungsi Asesmen | Memanfaatkan hasil ulangan harian secara formatif (merancang pembelajaran ulang terfokus pada konsep yang keliru) alih-alih sekadar mencatat nilai sumatif atau menurunkan derajat kesulitan soal. | SJT (0-3) |
| K1-02 | Konseptual | K1: Tujuan & Fungsi Asesmen | Pemahaman asesmen sebagai pembelajaran (assessment as learning), yaitu memfasilitasi peserta didik memantau kemajuannya sendiri secara mandiri menggunakan rubrik sejak awal proyek. | SJT (0-3) |
| K1-03 | Konseptual | K1: Tujuan & Fungsi Asesmen | Fungsi asesmen diagnostik/awal materi, yaitu memetakan bekal awal siswa tanpa memberi konsekuensi nilai rapor yang membebani peserta didik. | SJT (0-3) |
| K2-01 | Konseptual | K2: Prinsip Mutu: Validitas, Reliabilitas, Keadilan | Validitas konstruk dan pengendalian variansi nir-relevan (construct-irrelevant variance), yaitu menyederhanakan bahasa soal agar beban baca tidak mendistorsi pengukuran keterampilan prosedural. | SJT (0-3) |
| K2-02 | Konseptual | K2: Prinsip Mutu: Validitas, Reliabilitas, Keadilan | Reliabilitas penyekoran antarpemeriksa (inter-rater reliability), yaitu menyusun rubrik bersama dan melakukan kalibrasi sebelum memeriksa ulang lembar jawaban esai. | SJT (0-3) |
| K2-03 | Konseptual | K2: Prinsip Mutu: Validitas, Reliabilitas, Keadilan | Prinsip keadilan dan akomodasi asesmen, yaitu menyediakan penyesuaian format akses (huruf lebih besar) bagi siswa yang membutuhkan tanpa mereduksi substansi capaian yang diuji. | SJT (0-3) |
| K3-01 | Konseptual | K3: Keselarasan Sasaran & Metode | Menjaga keselarasan (construct alignment) antara capaian pembelajaran kognitif tinggi (menganalisis) dengan tagihan asesmen yang selaras (analisis kasus nyata alih-alih hafalan PG). | SJT (0-3) |
| K3-02 | Konseptual | K3: Keselarasan Sasaran & Metode | Keterwakilan sampel isi (content sampling), yaitu menyeimbangkan proporsi butir tes sumatif semesteran agar sebanding dengan bobot alokasi waktu tiap bab kurikulum. | SJT (0-3) |
| K4-01 | Konseptual | K3: Keselarasan Sasaran & Metode | Memilih metode asesmen autentik yang selaras dengan tuntutan kinerja, yaitu observasi unjuk kerja dengan lembar berkriteria untuk prosedur praktik langsung. | SJT (0-3) |
| K5-01 | Konseptual | K4: Penyekoran & Penafsiran Skor | Penyusunan rubrik analitik yang berkualitas, yaitu merumuskan deskriptor ciri teramati (observable indicators) yang operasional pada setiap tingkatan kriteria rubrik. | SJT (0-3) |
| K5-02 | Konseptual | K4: Penyekoran & Penafsiran Skor | Dasar penetapan kriteria ketuntasan minimal (standard setting), yaitu mendasarkannya pada telaah kompetensi minimal per butir bersama rekan sejawat, bukan angka kebiasaan. | SJT (0-3) |
| K6-02 | Konseptual | K4: Penyekoran & Penafsiran Skor | Konsep galat baku pengukuran (standard error of measurement / SEM), menyadari bahwa selisih skor kecil di sekitar batas kelulusan (74 vs 76) berada dalam rentang galat pengukuran. | SJT (0-3) |
| P1-01 | Praksiologis | P1: Merancang Tugas & Rubrik | Keterampilan prosedural mengawali perancangan instrumen, yaitu menyusun kisi-kisi dan spesifikasi butir (menetapkan perilaku & jenjang kognitif) sebelum merumuskan soal. | SJT (0-3) |
| P1-03 | Praksiologis | P1: Merancang Tugas & Rubrik | Merancang asesmen kontekstual wilayah kepulauan/kendala geografis, yaitu tugas proyek realistis di jam sekolah dengan data lingkungan sekitar. | SJT (0-3) |
| P2-01 | Praksiologis | P1: Merancang Tugas & Rubrik | Mempersiapkan instrumen penilaian proyek, menyusun kriteria rubrik terlebih dahulu serta mengujicobakannya pada sampel kecil sebelum menilai seluruh kelas. | SJT (0-3) |
| P3-01 | Praksiologis | P2: Melaksanakan Asesmen & Akomodasi | Menjaga standarisasi administrasi asesmen lintas ruang ujian, mencatat perbedaan perlakuan dan menyepakati aturan pengawasan seragam yang adil. | SJT (0-3) |
| P3-02 | Praksiologis | P2: Melaksanakan Asesmen & Akomodasi | Memberikan akomodasi bahasa bagi siswa yang belum lancar bahasa tulis tanpa membocorkan penyelesaian atau menurunkan derajat capaian yang diukur. | SJT (0-3) |
| P3-03 | Praksiologis | P2: Melaksanakan Asesmen & Akomodasi | Mengelola insiden kecurangan (menyontek) secara tenang dan profesional: memisahkan tempat duduk saat tes dan menindaklanjuti secara personal seusai tes. | SJT (0-3) |
| P4-01 | Praksiologis | P3: Analisis Hasil & Tindak Lanjut | Menganalisis pola kesalahan umum (item error analysis) pada mayoritas siswa, merancang pembelajaran ulang terfokus (targeted reteaching) tepat pada konsep yang keliru. | SJT (0-3) |
| P4-02 | Praksiologis | P3: Analisis Hasil & Tindak Lanjut | Menerapkan diferensiasi tindak lanjut hasil asesmen, menyiapkan pendampingan khusus bagi kelompok siswa tertinggal sementara kelas melanjutkan materi. | SJT (0-3) |
| P4-03 | Praksiologis | P3: Analisis Hasil & Tindak Lanjut | Triangulasi bukti asesmen (multiple sources of evidence), menelaah lembar kerja untuk mendiagnosis sebab diskrepansi antara tes tulis rendah dan pemahaman harian tinggi. | SJT (0-3) |
| P5-01 | Praksiologis | P4: Umpan Balik & Pelibatan Siswa | Merumuskan umpan balik tertulis formatif dan konstruktif (actionable feedback), catatan ringkas yang menyebutkan hal yang sudah tepat dan langkah konkret perbaikan. | SJT (0-3) |
| P5-02 | Praksiologis | P4: Umpan Balik & Pelibatan Siswa | Ketepatan waktu pemberian umpan balik (timeliness of feedback), mengembalikan lembar kerja beserta catatan sebelum materi berikutnya diajarkan. | SJT (0-3) |
| P6-01 | Praksiologis | P4: Umpan Balik & Pelibatan Siswa | Mengimplementasikan asesmen antarteman (peer-assessment), membagikan kriteria rubrik dan melatihkannya secara eksplisit pada contoh karya sebelum siswa saling menilai. | SJT (0-3) |
| S1-01 | Sosio-emosional | S1: Efikasi Diri & Kenyamanan Menilai | Keyakinan efikasi diri pendidik atas kemampuannya merancang butir tes yang valid mengukur capaian pembelajaran yang dituju. | Skala Positif (+) |
| S1-03 | Sosio-emosional | S1: Efikasi Diri & Kenyamanan Menilai | Keraguan/kecemasan efikasi diri pendidik dalam mempertanggungjawabkan dan menjelaskan dasar penetapan nilai kepada siswa atau orang tua. | Skala Negatif (-) |
| S5-03 | Sosio-emosional | S1: Efikasi Diri & Kenyamanan Menilai | Ketenangan afektif dan kesiapan emosional pendidik dalam menghadapi tuntutan akuntabilitas saat mempertanggungjawabkan nilai yang diberikan. | Skala Positif (+) |
| S2-01 | Sosio-emosional | S2: Disposisi Keadilan & Etika | Komitmen transparansi etis pendidik dalam menjelaskan kriteria dan mekanisme penilaian secara terbuka kepada peserta didik. | Skala Positif (+) |
| S2-02 | Sosio-emosional | S2: Disposisi Keadilan & Etika | Disposisi keadilan dan akomodasi berkeadilan, kesediaan menyesuaikan prosedur tes bagi siswa yang memerlukan tanpa menurunkan sasaran ukur. | Skala Positif (+) |
| S2-03 | Sosio-emosional | S2: Disposisi Keadilan & Etika | Kerentanan disposisi etis terhadap efek halo (halo effect), kecenderungan melebihkan nilai akademik siswa karena faktor perilaku yang disukai. | Skala Negatif (-) |
| S3-01 | Sosio-emosional | S3: Identitas Penilai & Peran Asesmen | Identitas profesional pendidik yang memandang kegiatan menilai sebagai bagian hakiki dan integral dari proses mengajar. | Skala Positif (+) |
| S3-02 | Sosio-emosional | S3: Identitas Penilai & Peran Asesmen | Sikap defensif pendidik yang memandang asesmen semata sebagai beban administratif dan birokrasi yang menyita waktu mengajar. | Skala Negatif (-) |
| S4-01 | Sosio-emosional | S3: Identitas Penilai & Peran Asesmen | Keyakinan konsepsi pendidik mengenai fungsi formatif asesmen, komitmen memanfaatkan hasil asesmen untuk perbaikan pembelajaran berikutnya. | Skala Positif (+) |
| S6-01 | Sosio-emosional | S4: Berbagi Kewenangan Asesmen | Kesediaan demokratis pendidik untuk menyepakati kriteria dan rubrik penilaian bersama peserta didik sebelum tugas dimulai. | Skala Positif (+) |
| S6-02 | Sosio-emosional | S4: Berbagi Kewenangan Asesmen | Pandangan otoriterian/eksklusif yang memandang penilaian sebagai kewenangan tunggal dan mutlak milik pendidik tanpa pelibatan peserta didik. | Skala Negatif (-) |
| S6-03 | Sosio-emosional | S4: Berbagi Kewenangan Asesmen | Komitmen pemberdayaan dalam melatih peserta didik mengevaluasi hasil belajarnya sendiri secara jujur dan mandiri (self-assessment). | Skala Positif (+) |
Operasionalisasi Instrumen Berbasis Evidence-Centered Design (ECD)
Asesmen ini dibangun sebagai rantai penalaran dari perilaku respons teramati menuju estimasi kesiapan literasi asesmen pendidik (Mislevy & Riconscente, 2006). Terdiri atas 36 butir terpilih (3 butir per faset dari 12 faset).1. Format Tes: Situational Judgement Test (SJT)
Diterapkan pada Dimensi Konseptual (K) dan Dimensi Praksiologis (P) (total 24 butir):
- Setiap butir menyajikan vignette/skenario 2–3 kalimat yang netral mata pelajaran (berlaku lintas guru bidang studi).
- Disediakan 4 alternatif pilihan tindakan yang semuanya masuk akal, berjenjang skor 0 s.d. 3 (dimodelkan dengan Generalized Partial Credit Model / GPCM):
- Skor 3: Tindakan paling tepat & ideal secara profesional pedagogis.
- Skor 2: Tindakan tepat sebagian namun mengabaikan pertimbangan penting.
- Skor 1: Tindakan yang lazim dilakukan namun keliru secara prinsip.
- Skor 0: Tindakan bertentangan dengan kaidah asesmen / merugikan peserta didik.
2. Format Nontes: Skala Sikap Respon Teratur
Diterapkan pada Dimensi Sosio-emosional (S) (total 12 butir):
- Pernyataan dirumuskan menggunakan sudut pandang orang pertama ('Saya').
- Skala ordinal 4 tingkat kesesuaian diri (Graded Response Model / GRM): 1 = Sangat Tidak Sesuai, 2 = Tidak Sesuai, 3 = Sesuai, 4 = Sangat Sesuai (tanpa kategori netral).
- Memadukan butir berkategori searah (+) dan butir bermuatan terbalik (-) guna mendeteksi kecenderungan menjawab secara sosial diinginkan (social desirability).
Batasan Konstruk (Inklusi vs Eksklusi)
Panduan Penilaian Relevansi Butir (Koefisien Aiken's V)
Bapak/Ibu Pakar Validator dimohon menilai sejauh mana setiap butir instrumen secara tepat, sahih, dan representatif mengukur faset dan sasaran ukur operasional yang ditetapkan.| Skala Relevansi | Kriteria Penilaian Relevansi Butir terhadap Konstruk | Tindakan Rekomendasi |
|---|---|---|
| 1 - Tidak Relevan | Butir tidak mencerminkan faset atau sasaran ukur; skenario/pernyataan melenceng dari definisi konstruk yang dituju. | Gugurkan butir atau rombak total indikatornya. |
| 2 - Kurang Relevan | Butir bersinggungan secara umum dengan faset, namun perumusannya bias, ambigu, atau terdapat faktor nir-relevan yang mendominasi. | Revisi mayor substansi atau opsi tindakan. |
| 3 - Relevan | Butir mengukur faset dan definisi operasional dengan baik, realistis, dan selaras dengan target ukur. | Dapat digunakan langsung / revisi minor redaksional. |
| 4 - Sangat Relevan | Butir sangat tepat, representatif, esensial, dan autentik mengukur faset serta menantang pertimbangan profesional pendidik. | Sangat direkomendasikan tanpa revisi substansi. |
Data Identitas Pakar Validator
Mohon melengkapi data identitas kepakaran Anda sebelum melanjutkan ke lembar penilaian butir
Portal Peneliti / Admin
Masukkan PIN untuk membuka dashboard visual
Dashboard Riset Literasi Asesmen
Monitoring data survei mahasiswa dan bukti validitas ahli
Radar Profil 3 Dimensi (K/P/S)
Radar Profil 12 Faset Literasi Asesmen vs Standar Acuan (75%)
Perbandingan Rata-rata Skor 3 Dimensi
Sebaran Tingkat Literasi Asesmen
Sebaran Responden per Instansi / Sekolah
Sebaran Responden Berdasarkan Semester / Masa Kerja
Perbandingan Capaian Literasi Asesmen Antar Kelompok: Mahasiswa S1 vs PPG vs Guru Aktif
Tingkat Penguasaan & Ketercapaian 36 Butir Instrumen
Tabel Respon Responden (Mahasiswa S1, PPG, & Guru Aktif)
Responden Skor Tertinggi (Top Performers)
Menampilkan responden berkinerja terbaik berdasarkan filter aktif
| No | Kategori | Nama Lengkap | Instansi / Sekolah | Sem / Jalur / Masa | Durasi | Capaian | Skor K | Skor P | Skor S | Aksi |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Memuat data... | ||||||||||
Distribusi Kelayakan Validitas Isi Butir (Aiken's V)
Rata-rata Koefisien Aiken's V per Dimensi vs Cut-Off
1. Daftar Pakar / Validator
| No | Waktu | Nama Validator | Instansi | Bidang Keahlian | Petunjuk | Konstruk | Bahasa | Format | Kesimpulan | Catatan Umum | Aksi |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Belum ada data validasi ahli. | |||||||||||
2. Rekapitulasi Bukti Validitas Isi Per Butir (Formula Aiken's V)
Formula: V = Σs / [n × (c - 1)]. Mengacu pada Tabel Nilai Kritis Aiken (1985; α = 0.05) yang disesuaikan secara dinamis menurut jumlah validator (n) dan skala penilaian (c = 4). Kesimpulan hasil bersifat dikotomis: Valid (V hitung ≥ V tabel) atau Tidak Valid (V hitung < V tabel).
| No | Kode Butir | Dimensi | Jumlah Ahli (n) | V Hitung | V Tabel (Cut-off) | Kesimpulan | Kompilasi Catatan Perbaikan Validator | Aksi |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Memuat indeks Aiken's V... | ||||||||
Daftar PIN Admin Institusi Terdaftar
Data institusi dihimpun langsung dari database responden survei. Anda dapat langsung meng-generate, menyalin, dan mengelola PIN admin institusi (akses read-only) di tabel ini.
| No | Nama Institusi & Responden | PIN Akses Admin | Status Akses | Tanggal Dibuat / Diperbarui | Aksi Langsung |
|---|---|---|---|---|---|
| Memuat daftar PIN admin institusi... | |||||
Daftar Permintaan Bantuan Kode PIN Responden
Responden yang lupa kode PIN mengajukan permintaan di sini. Kode PIN resmi otomatis diambilkan dari database responden sehingga Admin dapat langsung mengirimkannya via WhatsApp atau Email dengan 1 klik.
| No | Waktu Permintaan | Nama & Instansi Responden | Media | No WhatsApp / Email | PIN di Database | Status | Aksi Kirim Admin |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Memuat daftar permintaan bantuan PIN responden... | |||||||
Analisis Komparatif & Silang Capaian Literasi Asesmen
Bandingkan capaian dimensi Konseptual (K), Praksiologis (P), dan Sosio-emosional (S) lintas variabel untuk menemukan disparitas, keunggulan kelompok, dan fokus perbaikan.
📊 Perbandingan Skor per Dimensi (%)
Multi-Metric Bar🕸️ Overlay Radar Profil Dimensi (K-P-S)
Cross-Group RadarUji Signifikansi Komparasi Skor Total (One-Way ANOVA)
📋 Tabel Rincian Statistik Komparatif (Mean ± Standar Deviasi)
Diurutkan berdasarkan Skor Rata-rata Tertinggi| No | Kelompok / Variabel | N | Porsi (%) | Rata-rata (Mean ± SD) | Konseptual (K ± SD) | Praksiologis (P ± SD) | Sosio-emosi (S ± SD) | Distribusi Kategori | Predikat Dominan |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Pilih dimensi untuk menampilkan komparasi data... | |||||||||